Isi Bacaan
食の文化的側面(注1)を研究しはじめているのは欧米と日本など豊かな国々においてであり、食生活の歴史の研究の書物が自国人によって書かれているのもこれらの国々に集中している。いずれも、経済的に豊かで飢餓(注2)の恐怖をかかえていない国においてのことなのである。食が足ってのち、食の文化について考える余裕ができるのだ。食の文化について考えるのは、一時的にせよ、そのような幸せな状態にある私たちのなすべき義務である、ともいえる。それは自国のためばかりではなく、人類の共有財産として、いつか役立つ方向のものに研究が進むことを要請されている(注3)のである。
Terjemahan referensi
Bahasa Indonesia
Penelitian tentang aspek budaya makanan baru mulai dilakukan di negara-negara makmur seperti negara-negara Barat dan Jepang, dan buku-buku penelitian tentang sejarah kebiasaan makan yang ditulis oleh masyarakat lokal pun terpusat di negara-negara ini. Hal ini terjadi di negara-negara yang secara ekonomi makmur dan tidak menanggung ketakutan akan kelaparan. Setelah kebutuhan pangan terpenuhi, barulah ada ruang untuk memikirkan budaya makanan. Dapat dikatakan bahwa memikirkan budaya makanan adalah kewajiban yang harus kita lakukan, sebagai pihak yang berada dalam kondisi bahagia seperti itu, meskipun hanya sementara. Penelitian ini dituntut untuk berkembang ke arah yang kelak bermanfaat, bukan hanya demi negara sendiri, melainkan juga sebagai aset bersama umat manusia.
Pertanyaan Pilihan Ganda (1)
Soal 1「私たちのなすべき義務である」とあるが、どういうことか。