ポイント1: Makna Bentuk Kausatif (Bagian 1)
Digunakan ketika memaksa seseorang melakukan sesuatu.
ポイント1: Makna Bentuk Kausatif (Bagian 2)
Digunakan ketika mengizinkan seseorang melakukan sesuatu atau menunjukkan pengertian.
ポイント1: Makna Bentuk Kausatif (Bagian 3)
Digunakan ketika seseorang atau suatu hal memicu reaksi, emosi, atau keadaan pada orang lain, seperti tertawa, menangis, terkejut, atau khawatir. Maknanya dapat positif maupun negatif sesuai konteks.
ポイント1: Makna Bentuk Kausatif (Bagian 3)
Dengan 自動詞, pihak yang disuruh biasanya ditandai を; に juga mungkin dan sering lebih mudah memberi nuansa izin. Dengan 他動詞, gunakan pihak yang disuruh に + objek を + V(さ)せる. Jika verba asal sudah memakai 「を」 untuk objek atau jalur, pihak yang disuruh memakai 「に」 agar tidak ada dua frasa 「を」; karena itu 子どもに横断歩道を渡らせました.
ポイント2: 動詞(どうし)の使役(しえき)の形(かたち)- Pembentukan Bentuk Kausatif
Kelompok 1: Ubah bunyi kolom い ke kolom あ + せる (atau hilangkan ない dari Vない + せる). Contoh: 行かない → 行かせる.
Kelompok 2: Hilangkan る + させる (atau hilangkan ない dari Vない + させる). Contoh: 見ない → 見させる; 食べない → 食べさせる.
Kelompok 3: する → させる; 来る → 来させる.