1. ~やら~やら (Entah... entah... / Ada... ada juga...)
Makna: Memberikan contoh, menyiratkan bahwa ada banyak hal lain selain yang disebutkan.
✓ Digunakan dengan kata-kata dalam kelompok makna yang sama, menekankan bahwa ada banyak hal/pekerjaan yang berantakan, tidak diurutkan secara khusus.
✓ Sering digunakan saat pembicara merasa ada terlalu banyak hal, atau tidak dapat dibatasi dengan jelas (mengandung perasaan bingung, sibuk, berantakan...).
2. ~というか~というか (Bisa dibilang... atau bisa dibilang...)
* Kata sifat Na だ / Kata benda N だ
Makna: Bisa dibilang begini, atau bisa dibilang begitu... (intinya).
✓ Digunakan saat menjelaskan suatu hal atau fenomena; pembicara memberikan dua cara penyebutan atau penilaian, tetapi tidak bisa menentukan dengan pasti mana yang lebih tepat.
3. ~にしても / ~にしろ / ~にせよ (Entah... entah... / Baik... maupun...)
Makna: Baik dengan contoh ini atau contoh itu, hal yang sama dapat dikatakan (Entah itu A atau B...).
✓ Struktur ini diulang 2 kali untuk memberikan dua contoh yang sejenis, atau dua contoh yang memiliki arti berlawanan.
✓ Klausa belakang biasanya adalah kalimat yang menyatakan penilaian, evaluasi, atau keputusan pembicara.
✓ にせよ dan にしろ adalah ungkapan yang lebih kaku dan formal dibandingkan にしても.
4. ~といった (Hal-hal seperti...)
Makna: Menyebutkan serangkaian contoh dan kemudian merangkumnya menjadi kesamaan dari contoh-contoh tersebut.
✓ Diikuti dengan kata-kata yang menunjukkan bahwa ada banyak contoh yang bisa diberikan.
✓ Sering dikombinasikan dengan kata penghubung untuk mendaftar seperti や, とか.