1. ~てはじめて (Baru setelah... / Setelah itu baru...)
Baru setelah tindakan/peristiwa (1) terjadi, pembicara menyadari, memahami, atau mencapai (2).
✓ Klausa 1 dapat memakai berbagai jenis verba: intransitif/transitif, volisional maupun nonvolisional.
2. ~上で(は) / ~上の (Setelah... / Dari segi...)
N の + 上で
Pola ini memiliki dua penggunaan berbeda:
- A: Lakukan (1) terlebih dahulu, lalu berdasarkan hasilnya putuskan/lakukan (2). (1) menjadi langkah persiapan untuk (2), biasanya dengan subjek dan kehendak yang sama.
- B: Dengan N, menunjukkan sudut pandang, dasar, atau sumber informasi seperti kalender, data, teori, peta, dll.
3. ~次第(しだい) (Begitu... langsung...)
N + 次第
Makna: Begitu V1 selesai, V2 segera dilakukan. (= したらすぐに)
✓ Dipakai ketika penyelesaian terutama tinggal menunggu waktu/proses.
✓ Klausa berikut biasanya menyatakan kehendak, permintaan, atau rencana pembicara; karena itu bentuk lampau atau dugaan biasanya tidak dipakai.
4. ~て以来 / ~てこのかた (Sejak...)
Vて + このかた
Makna: Sejak peristiwa (1), keadaan (2) terus berlanjut sampai sekarang.
✓ このかた lebih formal daripada 以来.
✓ Peristiwa (1) merupakan kejadian masa lalu yang menjadi titik waktu acuan.
✓ Tidak digunakan untuk masa depan.
5. ~てからでないと / ~てからでなければ (Kalau belum... tidak bisa...)
Makna: Jika V1 belum dilakukan terlebih dahulu, V2 tidak dapat terjadi atau dilakukan.
✓ V2 baru mungkin setelah syarat V1 terpenuhi.
✓ Klausa berikut berbentuk negatif atau mengandung makna negatif seperti “tidak bisa”, “sulit”, “mustahil”.