1. ~としたら / ~となれば / ~とすると (Seandainya / Jika... maka...) (N: Kata Benda)
N / Bentuk biasa + となったら / となれば / となると
Makna: Menyajikan sebuah kasus pengandaian. Jika hal itu terjadi, maka (akan melakukan apa / akan bagaimana).
✓ としたら / とすれば / とすると: Memiliki makna pengandaian yang kuat (biasanya hal-hal yang sulit benar-benar terjadi).
✓ となったら / となれば / となると: Digunakan untuk situasi yang memiliki kemungkinan nyata untuk terjadi.
✓ Klausa belakang adalah kalimat yang menyatakan penilaian pembicara. Catatan: Untuk とすると dan となると, klausa belakang TIDAK BOLEH menggunakan bentuk kehendak, harapan, atau perintah.
2. ~ものなら (Jika memungkinkan... maka...) (N: Kata Benda)
Makna: Mengandaikan sesuatu yang hampir mustahil terjadi. Namun jika memungkinkan, saya sangat ingin melakukannya.
✓ Klausa depan menggunakan kata kerja bentuk potensial (hal-hal yang sangat sulit diwujudkan). Klausa belakang adalah kalimat yang menyatakan harapan atau keinginan kuat dari pembicara.
✓ Selain itu, struktur ini juga terdapat dalam ungkapan lisan やれるものならやってみろ (Kalau bisa, coba saja lakukan), yang sering digunakan untuk menantang atau memprovokasi.
3. ~ようものなら (Jika sampai... maka akan...) (N: Kata Benda)
Makna: Menyajikan pengandaian buruk, jika sampai melakukan hal itu maka akibat yang sangat buruk pasti akan terjadi.
✓ Klausa depan adalah kalimat pengandaian, klausa belakang adalah kalimat yang menyatakan kesimpulan logis (biasanya akibat buruk besar yang tidak diinginkan akan terjadi).
4. ~ないこと에는 (Jika tidak... maka tidak akan...) (N: Kata Benda)
Kata sifat I + くない + こと에는
Kata sifat Na / N + でない + こと에는
Makna: Jika tidak melakukan hal di klausa depan, maka hal di klausa belakang pasti tidak akan bisa terjadi.
✓ Klausa depan bermakna sebagai syarat yang diperlukan, klausa belakang wajib berupa kalimat yang bermakna negatif.
5. ~を抜きにしては (Tanpa adanya... maka tidak mungkin...) (N: Kata Benda)
Makna: Jika bukan karena adanya faktor (N) tersebut, maka kejadian di klausa belakang tidak akan bisa terjadi.
✓ Sering disertai dengan kata-kata yang menunjukkan penilaian tinggi atau rasa terima kasih dari pembicara terhadap faktor N tersebut.
✓ Klausa di belakang selalu berupa kalimat yang bermakna negatif (tidak akan bisa terjadi / tidak dapat diselesaikan).
6. ~としても / ~にしても / ~にしろ / ~にせよ (Meskipun... namun...) (N: Kata Benda)
N / Bentuk biasa + にしても / にしろ / にせよ
* Aなだ -> である / Nだ -> である
Makna: Sekalipun hal itu terjadi, emosi, alasan, dan penilaian pembicara di klausa belakang tetap tidak akan terpengaruh.
✓ Klausa sebelum としても hanya bisa berupa pengandaian (belum terjadi). Sedangkan klausa sebelum にしても / にしろ / にせよ bisa berupa pengandaian, bisa juga berupa fakta yang sudah terjadi.
✓ Klausa belakang sebagian besar adalah kalimat yang menyatakan penilaian, pandangan, kesan, atau tekad pembicara.