1. ~くらい / ~ぐらい (Sekitar / Setidaknya / Cuma sebesar...)
* Kata sifat Na だ -> な
Makna: Menunjukkan tingkat yang rendah atau batas minimal, seperti 'setidaknya' atau 'sekadar sebesar...'.
✓ Sering digunakan ketika pembicara menganggap hal tersebut kecil, mudah, atau tingkatnya sangat rendah.
✓ Setelah kata benda, bentuk ぐらい sangat umum digunakan.
2. ~など / ~なんか / ~なんて (Hal seperti... / Yang seperti...)
Makna: Memberikan contoh dengan nuansa meremehkan atau mengecilkan, seolah hal itu tidak penting.
✓ なんて dan なんか bersifat lisan dan santai, sehingga tidak digunakan dalam situasi formal.
✓ Klausa belakang sering berupa nasihat atau menyatakan kehendak pembicara, misalnya 'tidak usah dipikirkan' atau 'tidak perlu dilakukan'.
3. ~まで / ~までして / ~てまで (Sampai-sampai... / Bahkan sampai harus...)
Vて + まで
Makna: Menunjukkan tingkat yang sangat ekstrem, sampai melakukan sesuatu yang mengejutkan.
✓ Digunakan dengan contoh ekstrem yang biasanya tidak disangka akan dilakukan seseorang sampai sejauh itu.
✓ Seluruh kalimat sering mengandung keterkejutan kuat, rasa tidak percaya, pertanyaan, atau kadang teguran.
4. ~として~ない (Tidak satu pun... / Bahkan satu saja tidak...)
Makna: Menyangkal sesuatu sepenuhnya, menekankan bahwa bahkan unit terkecil sekalipun—seperti satu orang, satu kali, atau satu benda—tidak ada atau tidak terjadi.
✓ Selalu digunakan dengan satuan hitung terendah, seperti satu orang, satu kali, atau satu benda.
✓ Klausa belakang harus berbentuk negatif sepenuhnya.
5. ~さえ (Bahkan... / Asalkan...)
Makna A: Mengemukakan contoh pada tingkat paling rendah dan menyiratkan bahwa jika hal serendah itu saja demikian, maka contoh yang lebih tinggi tentu juga demikian.
✓ Klausa belakang tidak menyatakan kehendak pembicara.
Makna B: Jika digunakan bersama syarat, artinya cukup memenuhi satu syarat minimum ini dan syarat lain tidak lagi menjadi masalah.
6. ~てでも (Walaupun harus... / Dengan cara apa pun...)
Makna: Pembicara bersedia menggunakan bahkan cara yang ekstrem atau biasanya tidak akan dilakukan demi mencapai tujuan.
✓ Sering digunakan dengan kata kerja yang menunjukkan cara yang ekstrem atau tidak masuk akal.
✓ Klausa belakang selalu menyatakan tekad, kehendak, atau keinginan yang kuat.