1. ~たところ (Setelah mencoba... ternyata...)
Makna: Setelah mencoba atau melakukan sesuatu, ternyata diperoleh hasil atau keadaan tertentu.
✓ Sering digunakan untuk menceritakan kejadian yang hanya terjadi sekali di masa lalu.
✓ Klausa belakang menyatakan hasil yang diperoleh. Dibandingkan ~たら…た, pola ini lebih menekankan bagaimana hasil akhirnya terjadi.
2. ~きり (Sejak... / Hanya sekali lalu terus...)
Makna: Setelah suatu tindakan terjadi, keadaan setelahnya terus berlanjut tanpa berubah, dan hal yang diharapkan terjadi sesudah itu justru tidak terjadi.
✓ Klausa belakang menyatakan keadaan yang terus berlangsung dan sering berbentuk negatif.
✓ Ungkapan それきり yang berarti 'sejak saat itu' juga sangat umum dalam percakapan sehari-hari.
3. ~あげく (Setelah lama... akhirnya malah...)
Makna: Setelah waktu yang panjang dan berbagai masalah, hasil akhirnya justru buruk atau tidak diinginkan.
✓ Sering digunakan dengan keadaan sulit atau tidak stabil yang berlangsung lama, seperti bertengkar, bimbang, atau berdebat.
✓ Klausa belakang biasanya menunjukkan hasil yang buruk, tidak diinginkan, atau mengandung rasa lelah dan penyesalan.
4. ~末(に) (Setelah proses panjang... akhirnya...)
Makna: Setelah waktu yang panjang dan banyak hal terjadi, akhirnya tercapai suatu hasil atau keputusan, sering kali yang bermakna atau positif.
✓ Berbeda dengan あげく yang umumnya bernuansa negatif, 末(に) sering digunakan ketika proses yang sulit akhirnya menghasilkan keputusan atau hasil yang berarti.
5. ~ところだった (Hampir saja...)
Makna: Sesuatu hampir terjadi, tetapi untungnya pada kenyataannya tidak jadi terjadi.
✓ Sering digunakan dengan kata keterangan seperti うっかり dan 危うく, serta biasanya menggambarkan kejadian buruk atau berbahaya yang nyaris terjadi.
✓ Sulit digunakan untuk fenomena alam atau kejadian yang tidak dapat dihindari.
6. ~ずじまいだ (Akhirnya tidak sempat... / Berakhir tanpa...)
* Catatan: Kata kerja する berubah menjadi せずじまいだ
Makna: Berniat melakukan sesuatu, tetapi akhirnya kehilangan kesempatan dan tidak dapat melakukannya.
✓ Seluruh kalimat mengandung rasa menyesal karena kehilangan waktu atau kesempatan.
✓ Sering digunakan dalam bentuk lampau. Tidak digunakan jika orang tersebut masih memiliki kesempatan yang jelas untuk melakukannya lagi.