1. ~にもかかわらず (Meskipun... tapi tetap...)
* Kata sifat Na だ -> である / Kata benda N だ -> である
Makna: Melakukan suatu tindakan tanpa terpengaruh oleh dampak atau rintangan pada klausa sebelumnya.
✓ Keseluruhan kalimat menunjukkan rasa terkejut, di luar dugaan terhadap tindakan yang tidak terpengaruh oleh situasi di depan.
✓ Klausa belakang TIDAK menggunakan kata kerja yang menunjukkan niat atau perintah pembicara.
2. ~ものの / ~とはいうものの (Meskipun... namun nyatanya...)
* Kata sifat Na だ -> な / である
Kata benda N / Bentuk biasa + とはいうものの
* Kata sifat Na だ (だ juga boleh dipertahankan)
Makna: Meskipun kenyataannya begitu, tetapi hal yang terjadi tidak seperti yang dibayangkan pada umumnya.
✓ Sering disertai dengan kata-kata yang menyatakan kebenaran atau fakta yang tingkat kepastiannya tinggi di klausa depan.
✓ Klausa belakang menyajikan hasil atau situasi yang tidak sesuai dengan bayangan/perkiraan pembicara seharusnya terjadi.
3. ~ながら(も) (Meskipun / Walaupun... tapi...)
Kata sifat Na / Kata benda N + であり + ながら(も)
* Catatan: Kata benda/Kata sifat Na juga dapat langsung dihubungkan dengan ながら
Makna: Menyebutkan hal yang berlawanan dengan prediksi/asumsi yang seharusnya ditarik dari kondisi di klausa pertama.
✓ Sering disertai dengan kata-kata yang menyatakan suatu keadaan.
✓ Klausa depan dan belakang harus memiliki SUBJEK YANG SAMA.
4. ~つつ(も) (Meskipun tahu/sadar... tapi tetap...)
Makna: Tindakan nyata yang dilakukan berbeda dengan pikiran atau kesadaran dalam hati. (Meskipun di dalam hati menyadari A, namun kenyataannya melakukan B).
✓ Sering disertai dengan kata kerja yang berkaitan dengan aktivitas bahasa atau pikiran (seperti mengatakan, berpikir, mengetahui... 言う、思う、知る...).
✓ Klausa belakang adalah kalimat yang menyatakan dugaan, niat, atau harapan pembicara.
✓ Klausa depan dan belakang wajib memiliki SUBJEK YANG SAMA.
5. ~といっても (Meskipun kubilang... tapi sebenarnya...)
Makna: Meskipun dikatakan A, namun pada kenyataannya B berbeda dengan bayangan yang umumnya dibayangkan orang-orang.
✓ Klausa belakang merupakan kalimat yang bermakna menurunkan tingkat harapan/imajinasi dari informasi yang diketahui di klausa sebelumnya.
6. ~からといって (Hanya karena... bukan berarti...)
Makna: Meskipun alasannya begini, bukan berarti hal yang orang-orang bayangkan sudah pasti akan terjadi. (Menyangkal sebuah kesimpulan yang tampak jelas).
✓ Merupakan ungkapan negatif dari kalimat: Karena A, maka wajarnya B.
✓ Klausa belakang sering menggunakan struktur tata bahasa yang bermakna penyangkalan sebagian seperti: ~とは限らない (belum tentu), ~わけではない (bukan berarti), ~とはいえない (tidak bisa dibilang)...