手がふさがる
kedua tangan penuh bawaan, tak leluasa
→ Kedua belah tangan saya sedang penuh memegang barang, bisakah tolong bukakan pintunya?
手が空く
sedang luang, menganggur tak ada garapan
→ Bila Anda sudah senggang luang, tolong periksa berkas lampiran ini ya.
手がかかる
merepotkan menuntut waktu, butuh perhatian ekstra
→ Bocah cilik memang amat merepotkan perawatannya, tetapi mereka sangat menggemaskan.
手が離せない
sedang kepalang tanggung, tak bisa ditinggal
→ Saat ini tangan saya sedang terikat kerjaan tak bisa ditinggal, saya akan telepon balik nanti.
手に入れる
mengantongi, memperoleh kepemilikan
→ Akhirnya saya berhasil mengantongi tiket konser yang diperebutkan itu.
手にする
menggenggam; memenangkan trofi
→ Mengambil sebaris buku dari rak ke dalam genggaman, saya mulai membaca.
手につかない
tak bisa fokus, pikiran melayang tak tenang
→ Terlampau mencemaskan ujian esok hari membuat pekerjaan kantor tak bisa saya fokuskan.
手をつける
mulai menyentuh, menggarap langkah mula
→ Lantaran laporan skripsi sama sekali belum saya sentuh garap, hati saya panik bukan main.
手を貸す
mengulurkan tangan membantu, menyumbang tenaga
→ Kala saya repot pindahan rumah, kawan-kawan berbondong-bondong mengulurkan tangan membantu.
手を休める
mengistirahatkan tangan sejenak, menjeda kerjaan
→ Mari kita istirahatkan tangan sejenak dan melangkah keluar menghirup udara segar.
手を抜く
bekerja asal-asalan, menyunat prosedur mutu
→ Bila Anda membersihkan ruangan secara asal-asalan, kotoran akan lekas menumpuk kembali.
腕がいい
mahir bertangan dingin, unggul keterampilannya
→ Penata rambut itu kesohor memiliki tangan dingin dan keahlian memotong yang mumpuni.
腕を磨く
mengasah keterampilan, mempertajam kemahiran
→ Saya berlatih tanpa putus setiap hari demi mengasah kemahiran bermusik piano.
腕が上がる
kemampuannya menanjak pesat, keterampilannya meningkat
→ Karena berolahraga rajin setiap hari, kemahiran bertanding tenis saya melesat naik.
肩を落とす
pundak terkulai lunglai didera duka kecewa
→ Kalah dalam turnamen akbar, para atlet melangkah pulang dengan pundak terkulai lunglai.
腹が立つ
naik pitam, mendidih emosi di perut
→ Janji suci yang dikhianati mentah-mentah membuat amarah saya seketika mendidih naik pitam.
腹を抱える
terpingkal-pingkal memegangi perut kram tertawa
→ Mendengar lelucon konyol yang dibawakan teman, seisi ruangan terpingkal-pingkal memegangi perut.
足が出る
melebihi pagu anggaran belanja, defisit tekor
→ Meski sudah memperhitungkan anggaran tamasya secara cermat, ujung-ujungnya tetap saja tekor.
足を伸ばす
melanjutkan perjalanan melipir singgah
→ Sekalian berlibur ke Kyoto, saya melipirkan langkah melancong hingga tembus ke Nara.
足を運ぶ
menyempatkan diri berkunjung, bertandang langsung
→ Terima kasih tak terhingga telah meluangkan waktu berharga untuk bertandang langsung.
足を引っ張る
menjegal langkah, memperlambat kemajuan tim
→ Saya akan berjuang sekuat tenaga agar tidak menjadi beban yang menjegal kawan-kawan.