顔から火が出る
sangat malu hingga wajah memerah padam
→ Salah menyebut nama saat pidato membuat wajah saya terasa terbakar saking malunya.
顔を立てる
menjaga muka, menghormati nama baik orang lain
→ Demi menjaga muka sang senior, saya menahan diri untuk tidak menyuarakan pendapat pribadi.
目が届く
terjangkau pengawasan, mengawasi dengan cermat
→ Saya duduk di bangku taman agar anak-anak tetap berada dalam jangkauan pengawasan saya.
目が高い
memiliki pandangan jeli, selera tinggi
→ Memilih anggur jenis ini membuktikan bahwa Anda memang memiliki selera yang berkelas.
目が肥える
memiliki mata yang terlatih, piawai mengamati
→ Ibu saya memiliki selera kuliner yang sangat terlatih sehingga langsung tahu bila kedai itu buruk.
目を盗む
mencuri-curi kesempatan saat orang lengah
→ Mencuri kesempatan saat guru lengah, saya menyelinap memandangi ponsel saat jam pelajaran.
目を引く
menarik perhatian, mencolok mata
→ Papan reklame raksasa di depan stasiun benar-benar mencolok mata dan memikat perhatian.
目を丸くする
membelalakkan mata karena kaget tercengang
→ Mendengar warta kelulusannya, dia membelalakkan kedua matanya karena terperangah tak percaya.
目をつぶる
menutup mata, memaklumi, membiarkan berlalu
→ Saya akan memaklumi dan menutup mata atas cacat kecil, jadi kejar dan selesaikanlah tepat waktu.
鼻が高い
berbangga hati, membusungkan dada bangga
→ Putra saya lolos masuk ke Universitas Tokyo, saya merasa begitu bangga membusungkan dada.
鼻にかける
menyombongkan diri, tinggi hati mengumbar kelebihan
→ Dia gemar menyombongkan riwayat pendidikannya sehingga dimusuhi oleh orang sekelilingnya.
鼻につく
memuakkan hidung, menjengkelkan batin
→ Dongeng-dongeng kesombongannya lambat laun mulai terasa amat memuakkan bagi saya.
目と鼻の先
selemparan batu, tepat di depan pelupuk hidung
→ Kantor letaknya hanya selemparan batu dari stasiun, sehingga pulang-pergi terasa amat santai.
耳につく
ngiang-ngiang di telinga, bising melekat
→ Melodi lagu iklan komersial itu terus terngiang-ngiang di telinga saya tanpa mau pergi.
耳に挟む
tak sengaja mendengar selentingan
→ Saya tak sengaja mendengar selentingan kabar bahwa kepala bagian akan dimutasi bulan depan.
耳にたこができる
mendengar berulang-ulang sampai telinga kebal
→ Saya diceramahi "Cepat belajar!" berkali-kali hingga telinga saya rasanya kebal menebal.
耳を澄ます
memasang telinga tajam-tajam, menyimak hening
→ Lantaran terdengar bunyi mencurigakan di larut malam, saya memasang telinga tajam-tajam.
耳を貸す
mau mendengarkan nasihat, mengindahkan tutur kata
→ Dia berkeras membatu dan enggan mengindahkan nasihat tulus siapa pun.
耳をふさぐ
menutup kedua telinga rapat-rapat
→ Gemetar ngeri mendengar dentuman kembang api, anjing itu meringkuk laksana menyumbat kuping.
口数が少ない
irit bicara, pendiam, hemat tutur kata
→ Ayah saya orangnya irit bicara, namun sejatinya beliau berhati sangat welas asih.
口から先に生まれたよう
pandai bersilat lidah tanpa henti, ceriwis tiada tanding
→ Lidahnya begitu lincah ceriwis bak burung beo; dia sama sekali tak bisa membisu barang sedetik.
口を挟む
menyelak pembicaraan, ikut campur bicara
→ Orang luar pantang menyelak atau mencampuri perselisihan rumah tangga suami istri.